Niscaya, Makan Ikan Bikin Tubuh Makin Tahan dari Serangan Corona, ini Rahasianya

OPINI

 

Untitled 2destinasiaNews-- Saat ini pandemi Covid-19 sedang melanda dunia, hampir semua negara terkonfirmasi menderita infeksi virus yang memakan korban lebih dari 20  juta orang, per Agustus 2020. Sebenarnya, ada cara untuk menahan infeksi dari virus ini, imunitas tubuh kita tingkatkan! Nah, agar imunitas tubuh itu makin kuat, bagaimana? Salah satu rahasianya,  asupan gizi kita harus mengandung asam lemak omega 3, vitamin dan probiotik. Mudahnya, niscaya mengkonsusmsi ikan bisa bikin tubuh kita semakin tahan terinfeksi oleh virus Covid-19 yang mewabah sedunia itu.

Sejatinya, ada tiga kelompok pangan fungsional yang dalam banyak riset terbukti berdampak pada sistem daya tahan tubuh. Pertama, asam lemak omega-3. Kedua, mikronutrien (vitamin A, C, E, dan selenium), dan ketiga probiotik.  Bentuk-bentuk  asam lemak omega-3, yaitu ALA (alpha-linoleic acid), EPA (eicosapentaenoic acid), dan DHA (docosahexaenoic acid).

ALA dapat ditemukan pada minyak dari tanaman seperti kedelai. Sementara APA dan DHA banyak ditemukan pada ikan, dan golongan seafood lainnya. Di antara bahan-bahan ini yang tertinggi kadar asam lemak omega 3 adalah ikan. Ini tampak jelas bila dibandingkan dengan tiram, udang, lobster, sapi, ayam, dan yang terendah itu kambing.

 

image1Asam Lemak Tidak Jenuh Pada Manusia

Asam lemak tak jenuh tunggal dan jamak termasuk asam lemak omega-3 EPA dan DHA yang berperan menurunkan kadar triasilgliserol, dan kadar kolesterol darah serta meningkatkan proses ekskresi. Ini pun bisa meningkatkan fluiditas membran sel, membentuk eikosanoid yang menurunkan trombosit, juga  berperan penting dalam perkembangan otak serta retina.

Asam lemak omega-3 juga mampu mencegah penyakit kardiovaskuler serta meningkatkan perkembangan fungsi otak, dan retina mata pada bayi. Asam lemak yang berhubungan dengan kesehatan adalah EPA (Eicosa Pentaenoic Acid). Sedangkan asam lemak yang berhubungan dengan kecerdasan dikenal dengan DHA (Decosa Hexaenoic acid). 

 

Asam lemak Omega pada Ikan Lele

Berdasarkan hasil penelitian terhadap ikan lele, yang menambahkan berbagai persentasi minyak kedelai pada pakan lele, ternyata konsentrasi minyak kedelai sebesar 10 % pada pakan, akan menghasilkan minyak ikan lele dengan asam lemak omega-3, EPA dan DHA tertinggi.  Minyak yang berasal dari penepungan ikan lele memiliki profil asam lemak yang cukup baik karena memiliki kandungan asam lemak oleat (C18:1) sebesar 22,65%, linoleat (C18:2) sebesar 17,79%, linolenat (C18:3) 1,21%, EPA 0,57%, dan DHA sebesar 3,51%. Asam lemak linoleate, dan linolenat merupakan asam lemak esensial yang tidak dapat diproduksi oleh tubuh. Berdasarkan data ini, minyak ikan lele mengandung asam lemak esensial yang cukup tinggi.

Minyak ikan yang berasal dari air tawar (ikan lele, gabus, dan mas) dapat dijadikan sebagai sumber asam lemak omega-6. Selain itu, asam lemak oleat (omega-9) juga memberikan manfaat kesehatan jika dikonsumsi, di antaranya untuk menurunkan kadar kolesterol, dan mencegah terjadinya penyakit jantung. Demi meningkatkan kadar omega-3 nya itu, perlulah ditambahkan bahan baku pakan ikan lele yang mengandung omega-3, bila berrdasarkan rujukan pustaka hal ini ada pada minyak kedelai,  mikro alga maupun makro alga.

 

Bahan Baku Pakan Untuk Meningkatkan Kadar Asam Lemak Omega 3 Ikan Lele

1.Minyak Kedelai

Minyak kedelai mengandung asam linoleate, diketahui asam linolenat yang tinggi ini dapat dimanfaatkan untuk meningkatkan kandungan asam lemak omega-3 EPA dan DHA pada ikan lele. Caranya, dilakukan melalui pemberian pakan yang mengandung minyak kedelai. Diketahui pula, minyak ikan lele mengandung asam lemak omega-3 EPA dan DHA yang relatif lebih tinggi, jika dibandingkan dengan ikan air tawar lainnya. Namun, hal ini masih lebih rendah dibandingkan ikan air laut. Usaha peningkatan kandungan asam lemak omega-3 EPA dan DHA ikan lele, sejatinya relatif lebih mudah dibandingkan dengan ikan air tawar lainnya. Peningkatan tersebut dapat ditempuh melalui penggunaan pakan yang mengandung asam lemak omega3 EPA dan DHA. Juga, dapat pula melalui penggunaan pakan yang mengandung asam linoleate, dan asam linolenat yang tinggi. Hal ini disebabkan karena asam linoleat dan asam linolenat merupakan precursor (bahan pembentuk) EPA dan DHA.

Minyak ikan termasuk salah satu sumber asam linoleate, dan asam linolenat yang potensial, akan tetapi relatif lebih susah diperoleh dibandingkan dengan minyak nabati. Minyak nabati yang berasal dari biji-bijian mengandung asam linolenat dan asam linoleat yang relatif lebih tinggi dibandingkan dengan minyak nabati lain seperti minyak kelapa dan minyak sawit. Minyak biji-bijian mengandung asam linoleat dan asam linolenat yang relatif lebih tinggi dan mudah diperoleh, yakni minyak kacang kedelai. Peningkatan penggunaan minyak kedelai sangat mungkin meningkatkan kandungan EPA dan DHA minyak ikan lele, dalam arti berkorelasi positif antara peningkatan kandungan minyak kacang kedelai pada pakan dengan peningkatan kandungan EPA dan DHA minyak ikan lele.

 

2.Mikro Alga

Berbagai spesies mikroalga menunjukkan aktivitas anti-bakteri alami, dan beberapa juga mengandung biomolekul yang berfungsi sebagai imunostimulan.  Spesies nya antara lain Chlorella, Tetraselmis, Isochrysis, Pavlova, Phaeodactylum, Chaetoceros, Nannochloropsis, Skeletonema, dan Thalassiosira. 

Asam lemak tak jenuh ganda rantai panjang /EPA dan sterol alga, memiliki sifat anti-bakteri dan dapat efektif melawan bakteri gram positif dan gram negatif.  Penggantian minyak ikan dengan tepung alga yang mengandung jumlah tinggi  (DHA) dan asam arakidonat (AA), secara signifikan meningkatkan parameter kekebalan tubuh

 

3.Makro Alga

Empat jenis rumput laut yang mempunyai kadar minyak yang paling tinggi. Dua jenis rumput laut yang biasa dikonsumsi (Eucheuma Spinosum dan Eucheuma Cottoni) dan dua jenis lagi yang tidak biasa dikonsumsi (Gracilaria salicornia dan Ulva sp). Asam-asam lemak omega-3 yang dapat teridentifikasi dari keempat jenis rumput laut adalah asam linolenat, eikosatrienoat,  EPA dan DHA dalam jumlah yang bervariasi. Kadar asam lemak dalam keempat jenis rumput laut berkisar antara 26,8%-52,26% dan kandungan omega-3 antara 1,86%-5,46%.

 

Rahasia Daya Tahan …

Adagium sederhana, agar daya tahan tubuh  kita meningkat, ‘rahasiahnya’ makanlah ikan yang mengandung asam lemak omega -3. Khusus ikan air tawar apabila ingin ditingkatkan kadar omega-3 nya, tambahkanlah beberapa bahan  baku pakan minyak kedele, mikro alga maupun makro alga. Sekilas bocoran trick and tips, betapa pentingnya tubuh kita diberi asupan berbahan dasar ikan. Khususnya, di era pandemi Covid-19, sebagian besar sudah dipaparkan, simak dan semogalah bermanfaat. Sejatinya, ketahanan tubuh kita itu harus dijaga. Wahai pembaca yang Budiman, lebih seringlah mengkonsumsi ikan. Percayalah, Covid-19 pun bisa kita lawan, tersebab daya tahan tubuh kita tetap prima, betul kan? (RR/HS/SF/dtn)

 

Artikel ini telah terbit di Indojayanews.com pada Agustus 2020 dengan judul “Makanlah Ikan Agar Tahan dari Serangan Corona, ini Rahasianya”. Dalam tayangan di destinasiaNews inidilakukan penyesuaian seperlunya.

 

 

Add a comment

Irawati Hermawan Calon Ketua IKA Unpad 2020 - 2024, Resmikan Rumah Aspirasi IKA Unpad di Jakarta

2020 03 17 19 51 IMG 3606destinasiaNews– Sesudah meresmikan Posko Pemenangan di Jalan Haji Wasyid No. 15 Bandung, (13/3/2020), Irawati Hermawan, calon Ketua Umum IKA Unpad nomor urut 5 (Lima), kembali memenuhi janjinya memajukan keberadaan para alumni dan alamamater tercinta, meluncurkan Rumah Aspirasi IKA Unpad di Jakarta.

Teh Ira demikian sapaan akrab Irawati Hermawan, baginya menyediakan rumah singgah bagi para alumni Unpad yang memiliki kepentingan di Jakarta, adalah sebuah keharusan. Kebetulan Posisi rumah itu sangat strategis, ada di depan Patung Senayan, katanya.

“Tepatnya di Jalan Sisingamangaraja No.28 yang langsung akan berfungsi pada Rabu (18/3/2020) mulai pukul 5 sore. Kebetulan, ini sesuai nomor urut Ira di kontestasi Pemilu Raya IKA Unpad.” ujarnya dengan mantap.

Lebih lanjut masih menurut Teh Ira calon Ketua IKA Unpad yang punya visi cukup menonjol yakni  ngapungkeun nama Unpad di level nasional dan internasional, menambahkan:

“Kita akan pasang logo Unpad besar-besar di situ. Jadi siapapun yang akan ke Jakarta tidak usah pusing-pusing mencari penginapan. Bermalam dan gunakan fasilitas seadanya di sana”, ujarnya .

Satu hal yang dianggap penting menurut Teh Ira, mewujudkan rumah aspirasi di Jakarta, semata demi menjawab harapan para alumni. Setidaknya, para alumni Unpad yang sudah bekerja di pemerintahan, BUMN, BUMD dan swasta, dapat memanfaatkan fasilitas Rumah Aspirasi ini.

“Anggaplah ini sebagai sebagai wadah informasi, penerang jalan dan jembatan seluruh alumni Unpad dalam menata karir. Rumah Aspirasi ini semacam kantor perwakilan para alumni Unpad di Jakarta untuk mengembangkan sayapnya ”, tutup Teh Ira melalui siaran pers-nya, Selasa, Selasa (17/3/2020). (Rls/dtn/HS/SF)

#Irawati Hermawan IKIA Unpad     #Teh Ira IKA Unpad   #Pemilu Raya IKA Unpad 2020 - 2024

Add a comment

LASEDA 2020 BPNB JABAR – Arus Sejarah Peradaban Indonesia (1)

laseda11destinasiaNewsBangsa yang besar adalah bangsa yang menghargai jasa para pahlawannya, karena itu jangan sekali-kali meninggalkan sejarah. Nah destiners, di jaman yang katanya kekinian, bagaimana caranya untuk memupuk lebih lagi  kecintaan kita terhadap bangsa dan negara?

Salah satu jawabannya melalui kegiatan Lawatan Sejarah Daerah (LASEDA) yang diselenggarakan Balai Pelestarian Nilai Budaya (BPNB) Jawa Barat. Diikuti oleh 150 orang peserta siswa/i tingkat SMA/sederajat juga para guru pembimbing berasal dari perwakilan wilayah kerja BPNB Jawa Barat yaitu Provinsi Jawa Barat, DKI Jakarta, Banten serta Lampung. Dengan area kegiatan berada di Provinsi DKI Jakarta, dari tanggal 10-12 Maret 2020.

Kegiatan tahun ini mengambil tema ‘Arus Sejarah Peradaban Indonesia’. Asik-nya, bentuk acara menggunakan metode citizen journalism. Dimana setiap kelompok peserta mempresentasikan bekal materi dari objek wisata kunjungan berupa konten kreatif yang dibagikan melalui daring media sosial masing-masing. Hasilnya? Bisa dilihat melalui kolom Tagged/Ditandai akun Instagram resmi @bpnbjabar.

laseda12Menarik? Pake banget dong! Karena menghadapi kebutuhan serta tantangan jaman untuk ke-sejarah dan budaya-an, tentu dibutuhkan inovasi sesuai jaman agar tidak ada missing link dalam penyampaian informasi. Seperti yang diungkapkan oleh Jumhari, S.S., M.Hum, selaku Kepala BPNB Jawa Barat, “Acara ini penting diadakan setiap tahunnya dengan format atau pendekatan gaya pembelajaran yang berbeda untuk generasi berikutnya supaya mudah memahami, lebih efektif, dan pesan yang disampaikan tepat dalam konteks penanaman nilai kecintaan terhadap sejarah dan budaya. Karena setiap generasi memiliki respon yang berbeda pada tantangan perubahan jaman, yang terpenting kita memberi dukungan dan me-apresiasi pada adik-adik (peserta, red) dalam me-ekspresikan kebudayaan. Dimana pembimbing (tenaga pengajar, red) agar dapat mengimbangi pula, yang juga ini merupakan tantangan pembelajaran.”

Arus Sejarah Peradaban Indonesia merupakan suatu rangkaian perjalanan Bangsa Indonesia saat ini yang berpijak dari dinamika sejarah yang telah berlangsung selama ribuan tahun. Dimana LASEDA merupakan salah satu usaha dalam menumbuhkan nilai-nilai nasionalisme dan memperkuat jati diri serta identitas kebangsaan kepada generasi muda.

Dalam memahami konteks sejarah dan budaya, tentu terdapat keberagaman bangsa. Seperti para peserta memahami apa saja yang terdapat di objek kunjungan wisata LASEDA 2020 ini ke Museum Satria Mandala, Museum Nasional, Perpustakaan Republik Indonesia serta Taman Mini Indonesia Indah (TMII). Hal ini disampaikan oleh Gregorius Andika Ariwibowo selaku Ketua LASEDA 2020, “Keberagaman itu hal yang abstrak, karena banyak didukung teori-teori di seputaran itu. Dengan kunjungan ke tempat kegiatan ini, kita dapat melihat keberagaman koleksi berbagai suku bangsa di Indonesia, karena kita (Bangsa Indonesia, red) dibentuk oleh itu (keberagaman, red).”

laseda13Turut hadir pada kegiatan ini Sekretaris Direktorat Jenderal Kebudayaan (Sesditjenbud) Kementerian Pendidikan Dan Kebudayaan (Kemdikbud) RI, Dra. Sri Hartini, M.Si., yang resmi membuka LASEDA 2020 BPNB Jabar. Dalam sambutannya beliau berpesan kepada peserta agar memilah hal-hal postif juga negatif, karena generasi muda adalah masa depan bangsa. “Ini penting dan bisa dimulai dari pengenalan nilai-nilai sejarah, jangan dibuat kaku atau kuno dalam mengenali sejarah. Dan ketika berbicara kebudayaan, jangan melulu dikaitkan dengan tarian atau musik. Kebudayaan itu adalah hasil olah pikir, wawasan, cipta hasil karya manusia.” (SF/dtn)  

 

Baca Juga : LASEDA 2020 BPNB JABAR - Arus Sejarah Peradaban Indonesia (2)

Add a comment

Kaki Publik & Pengamat Mencemaskan Angka Putus Sekolah di Jawa Barat

adriandestinasiaNews - Ternyata Provinsi yang baru saja pada penghujung 2018, dipimpim Gubernur Jabar, Ridwan Kamil yang termasuk pemimpin visioner di negeri ini, masih ada persoalan mendasar perihal pembangunan kualitas SDM (sumber daya manusia).

 

Ini tergambar dari 'temuan' sngka putus sekolah di Provinsi Jawa Barat (Jabar),  terbilang mencemaskan.Tercatat hingga November 2018, mencapai 37.971 siswa. Angka ini akumulasi dari angka putus sekolah di tingkat SD, SMP, SMA, dan SMK.  Anak yang putus sekolah SD tercatat 5.627 siswa, SMP mencapai 9.621 siswa, SMA mencapai 5.403, dan yang terparah siswa SMK sebanyak 17.320 siswa putus sekolah. Bagaimana nasib mereka ke depannya? Ada benarnya,  lulusan SMK pun banyak yang tak terserap lapangan kerja yang ada - ini memang,  persoalan lain. 

 

Adalah  Adri Zulpianto, Direktur Lembaga Kaki Publik, yakni Lembaga Kajian dan Analisis Keterbukaan Informasi Publik,  dalam rilisnya yang diterima Redaksi  (17/2/2019), "Data ini sangat mengkhawatirkan sekaligus mengejutkan, terlebih jika Pemprov Jabar hanya fokus pada pembangunan infrastruktur. Bukankah pendidikan harus menjadi program prioritas, di dalamnya ada nasib keberlanjutan bernegara dan berbangsa?"

 

Masih kata Adri, kondisi ini diperparah dengan keadaan Provinsi Jawa Barat yang menjalankan kebijakan siswa SMA maupun sederajat harus membayar SPP ke sekolah setiap bulan.  Ini karena minimnya Subsidi Dana Bantuan Operasional Sekolah dari Pemprov Jabar. 

 

"Angka putus sekolah ini menjadi sesuatu yang harusnya menjadi perhatian Pemprov Jawa Barat, " jelas Adri. 


Dalam uraian lanjutannya, kesejahteraan warga Jabar menjadi masalah utama bagi meningkatnya angka putus sekolah. Kaki Publik mencatat, masih banyak anak didik yang berada di garis kemiskinan. Karena di Jabar, penerima dana Program Indonesia Pintar mencapai 1.912.846 siswa. 


Seturut itu pula menurut Kaki Publik, penerima program Indonesia Pintar ini, siswa SD di Jabar , adalah yang tertinggi sebanyak 968.499 siswa, sedangkan SMP mencapai hingga 531.945 siswa, SMA mencapai 123.551 siswa, dan siswa SMK mencapai 297.851 siswa. 


Lagi menurut Adri, sudah seharusnya Pemprov Jawa Barat merubah kebijakannya lebih fokus dalam hal peningkatka kualitas pendidikan, bukan sekedar membangun infrastruktur, “Di bagian-bagian yang tidak memiliki manfaat langsung bagi keberlangsungan dunia pendidikan, terutama pada siwa yang berada di bawah garis kemiskinan di provinsi yang hampir memiliki 50 juta populasi pada tahun 2018."



Jomplang & Lampu Merah? 

Beranjak ke sorotan lain, Kaki Publik menilai infrastruktur di Jabar pun sejauh ini masih jomplang. "lihat saja di Kabupaten Bekasi yang hanya beberapa kilometer dari ibu kota DKI Jakarta, hanya didatangi saat kampanye Pilkada.  Nasibnya, tidak kunjung membaik. Yang terlihat justru banyak sekolah yang rusak parah.  Ini berakibat proses belajar-mengajar di sekolah terganggu," terang Adri.



Seturut sorotan Kaki Publik redaksi mengkonfirmasi 'temuan' ini ke praktisi yang juga pengamat pendidikan di Jabar, Atang Andiwijaya. Menurutnya, temuan atau hasil kajian ini  menunjukkan  otonomi daerah dengan kebijakan anggaran pendidikan 20% tidak menunjukkan keberpihakan ke rakyat miskin. "Kebijakan lainnya berupa perbandingan keberadaan antara SMA dan SMK,  yakni 30 berbanding 70. Ternyata, hanya menghasilkan pertumbuhan angka pengangguran yang mencemaskan". Lebih lanjut menurut Atang dikatakan ada ketidakberesan. Parahnya, unsur kualitas kerap dilupakan dalam menjalankan amanah pendidikan di Jabar: "Harus disadari ini semacam lampu merah bagi praktik pendidikan, " pungkasnya.  (HS/SF/rls/dtn) 

Add a comment

Gerakan Hejo Warnai Citarum Expo 2019 - Kenalkan Inovasi Perangi Sampah

GH seminar citarumdestinasiaNews – Bermula dari pertemuan antara Gerakan Hejo (GH), dengan Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil selaku Komandan Satgas Citarum Harum pada awal Januari 2019 di Gedung Pakuan Jl. Cicendo No. 1 Kota Bandung,  dilanjutkan pada 11 – 15 Februari 2019 tim GH menghadiri Saresehan bertajuk Penyusunan Rencana Aksi Citarum 2019 di bekas gedung Dinas Lingkungan Hidup Jawa Barat, Jl. Naripan No. 25 Bandung, maka:

 

“Kami sambut baik kehadiran Gerakan Hejo. Konsepnya nyata untuk penyelamatan lingkungan. Kiprah Pak Eka Santosa (Ketua Umum DPP GH) sudah banyak kami kenal. Di saresehan ini kita godok lagi rencana aksi. Peserta dari masyarakat umum kini lebih banyak, tak hanya PNS,” papar Deddy Efendy, Kabid Tata Lingkungan Dinas Lingkungan Hidup Jabar yang di saresehan ini bertindak selaku Sekertaris Panitia.

 

Pada pihak lain Agus Warsito, Sekjen DPP GH yang hadir di saresehan ini, kepada destinasiaNews, menjelaskan:

 

”Bersama elemen GH lainnya, kami lebih siap memperkenalkan aneka inovasi memerangi sampah di Citarum. Jangka pendek itu berpartisipasi di Citarum Expo 2019 (19/2) di Gedung Budaya Sabilulungan (Soreang, Kab. Bandung). Berlanjut nanti ada aplikasi penyelamatan lingkungan di lapangan, melibatkan masyarakat secara pro aktif. Ini jauh lebih penting”.

 

Sedangkan menurut Betha Kurniawan yang sehari-hari menangani mesin pemusnah sampah di GH, untuk keterlibatan di Citarum Expo 2019 berencana memperagakan: cara kerja alat pemusnah sampah yang ramah lingkungan dan mandiri, peragaan mesin water treatment (pembersih air), penggunaan inovasi jaring pemungut sampah ala ‘Aquatec’ di Sungai Citarum karya PT. Gani Arta Dwitunggal, pembibitan aneka tanaman bambu unggulan maupun tanaman vertiver di bantaran sungai sebagai penyeimbang limbah, aksi penebaran aneka bibit ikan terutama endemik di perairan umum dan kelompok tani, serta memberi makanan gratis bagi pegiat lingkungan dari filantropis yang bersimpati pada aksi pemulihan Sungai Citarum.

 

“Khusus mesin pemusnah sampah itu, beberapa sudah cukup lama terpasang di bantaran Sungai Citarum. Hasilnya,  dinilai baik oleh pihak independen. Malah ada kawasan yang sudah mandiri mengelola sampah. Di ajang Citarum Expo 2019, semoga kiprah kami lebih banyak dirasakan masyarakat. Kami ingin mewarnai dengan aksi positif,” jelas Betha dengan optimis.

 

Sementara itu Eka Santosa, yang dikontak secara terpisah (13/2/2019) di kediamannya di Kawasan Eko Wisata dan Budaya Alam Santosa, Pasir Impun Kabupaten Bandung, mengapresiasi ajakan Gubernur Jabar bagi GH sebagai binaannya umtuk mengikuti Citarum Expo 2019:

 

“Utusan Kang Emil (sapaan akrab Ridwan Kamil), tadi pagi telepon. Mengajak ikut di ajang ini. Semoga, perhatian ini menjadikan GH dan elemen pecinta lingkungan lainnya, bisa lebih bersinergi membenahi lingkungan di Jabar. Seperti sering saya katakan, makin hari kita ini makin memprihatinkan karena terjadi penurunan kualitas lingkungan hidup. Untuk itu kita harus lebih peduli, memperbaikinya, setidaknya memperkenalkan jurus baru memerangi sampah di lapangan,” tutupnya. (HS/dtn)

Add a comment


emgz2

Artikel lain...

Menteri KLH Paparkan Pembangunan Kota Ramah Lingkungan untuk Kendalikan Perubahan Iklim pada Ministerial Meeting G20

Menteri KLH Paparkan Pembangunan Kota Ramah Lingkungan untuk Kendalikan Perubahan Iklim pada Ministerial Meeting G20

destinasiaNews - Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK), Siti Nurbaya hadir secara virtual bersama Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral...

Pertumbuhan Harga Properti Australia Melampaui Prediksi Awal

Pertumbuhan Harga Properti Australia Melampaui Prediksi Awal

  Secara Nasional Selama 18 Bulan Terakhir Harga Rumah Tapak 4 – 12% Lebih Tinggi Dibandingkan Prediksi Awal, Sementara Harga...

Gebrakan Selama Masa PPKM : THE 1O1 Flash Sale ! Pay 1 Night, Get 1 Night Free

Gebrakan Selama Masa PPKM :  THE 1O1 Flash Sale ! Pay 1 Night, Get 1 Night Free

destinasiaNews– Hotel THE 1O1 Bogor Suryakancana menghadirkan promo THE 1O1 Flash Sale!! Pay 1 Night, Get 1 Night Free dengan penawaran...

Pemerintah Singapura Kembali Kirim Bantuan Medis Untuk Indonesia

Pemerintah Singapura Kembali Kirim Bantuan Medis Untuk Indonesia

destinasiaNews - Pemerintah Singapura melalui Kedubesnya di Indonesia kembali mengirimkan bantuan medis seberat 40 ton untuk Indonesia dalam hal ini...

Terkait Podcast ‘EKATANYA’, Perupa Umar Sumarta: 3 D, Pesta Demokrasi 2024 dan Seterusnya

Terkait Podcast ‘EKATANYA’, Perupa Umar Sumarta: 3 D, Pesta Demokrasi 2024 dan Seterusnya

destinasiaNews - Rupanya, the ‘true story’ dari tokoh Jawa Barat, Eka Santosa, saat  ini (12/7/2021) di kediamannya di Kawasan Eko...

Pengunjung

07171594
Hari ini
Kemarin
1415
5254